Tuesday, 8 July 2014

Tafsir Jami’ al-Bayan Fi Tafsir al-Qur’an Karya al-Tabari: Sistematika Penafsiran



Tafsir Jami’ al-Bayan Fi Tafsir al-Qur’an karya Abu Ja’far Muhammad Ibn Jarir Ibn Yazid Ibn Ghalib al-Tabari al-Amuli dengan sistemtika yang amat cerdas. Sistematika penafsiran al-Tabari mengikuti tartib Mushaf. Dalam Sistematika ini, sang mufasir menguraikan berdasarkan urutan ayat dan surah di dalam mushaf penafsirannya (‘Utsmani).

Sekalipun demikian, pada bebrapa bagian tertentu, ia juga menggunakan pendekatan yang semi-tematis. Pendekatan ini terlihat ketika menguraikan penafsiran suatu ayat dengan dengan memeberikan sejumlah ayat-ayat lain yang berhubungan sebagai penguat penafsirannya. Namun, secara umum ia tidak keluar dari sistematika mushafi.

Penafsiran al-Tabari yang paling awal adalah pemaparan ayat-ayat yang akan ditafsirkan, dengan mengemukakan berbagai pendapat yang ada tentang ta’wil (tafsir fiman Allah). Ayat tersebut kemudian ditafsirkan dengan dasae riwayat-riwayat geneasi awal Islam; para sahabat dan tabi’in, lengkap dengan sanadnya hingga sampai Rasulullah. Langkah selanjutnya adalah analisis terhadap ayat-ayat  dengan nalar kritisnya yang ditopang oleh perangkat-perangkat penting lainnya, yang telah dikemukakan pada awal pembicaraan, termasuk linguistik. Atas dasar pemaparan terdahulu, beliau merespon secara possitif dan mengambil sikap untuk menetapkan satu pendangan yang paling tepat dan kuat demikian hingga penafsiran ayat terakhir dari al-Qur’an 30 juz.

No comments: